Masalah: Desain bangunan konvensional dan pola konsumsi aktual bervariasi, tetapi fungsi utama dari kontrol adalah untuk mempertahankan titik setel suhu.

Data AI yang dikumpulkan dari termostat sangat berharga. Ini berkali-kali lebih berharga daripada biaya perangkat. Pola konsumsi, cuaca, dan jadwal variabel dapat dioptimalkan melalui AI. Pengenalan Building as a Battery (BAAB)™ ke dalam gedung baru membuat mereka siap menjadi Smart City.

Mengintegrasikan AI menghasilkan transformasi yang mulus dan infrastruktur manajemen energi yang dioptimalkan.

Selama bertahun-tahun, banyak pembangun di seluruh dunia terpaku pada ekonomi CAPEX (biaya modal). Menurunkan biaya konstruksi lebih diutamakan daripada penghematan jangka panjang yang ditawarkan kepada penghuni gedung. Terlepas dari kenyataan bahwa faktor pemeliharaan BOMA selama 25 tahun adalah 3X lebih tinggi dari biaya konstruksi, banyak pembangun membebankan biaya pemeliharaan yang lebih tinggi kepada penyewa.

Namun, bagaimana jika pengembang bisa melakukan KEDUA?

Mengaktifkan aset real estat yang tidak aktif seperti lantai beton adalah kuncinya, membuka baterai energi panas isi ulang yang hemat biaya dalam mode pemanasan dan pendinginan. Menggunakan Building as a Battery (BAAB)™ mengurangi biaya dan kerumitan HVAC yang memberikan aliran nilai dalam manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Berinvestasi dalam solusi efisiensi energi berbasis AI menggunakan (BAAB)™ menurunkan faktor OPEX ( biaya operasional) 25 tahun menjadi 1,8X.

Semua tanpa menambahkan biaya untuk membangun.

Hasil: pembangun aset real estat bukti masa depan dan penghuni menang dengan real estat ramah lingkungan!

Author: blogadmin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *